Bupati Kukar Edi Damansyah. (Foto: Irwan)

WARTAKALTIM.CO, TENGGARONG – Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Edi Damansyah meminta kepada semua Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dilingkungan Pemkab Kukar, betul-betul bekerja dengan sungguh-sungguh, sehingga mempermudah percepatan pembangunan daerah.

Hal tersebut disampaikannya dalam Rapat Koordinasi Hasil Pengendalian dan Evaluasi Pelaksanaan Rencana Pembangunan Kabupaten Tahun 2019, Semester II, di Ruang Pertemuan Bappeda, Selasa (9/7/2019) lalu.

“Kenapa saya minta OPD tingkatkan kinerja, karena ditingkat kementerian kegiatan program pembangunan selalu dipantau oleh pusat, terkait serapan dan realisasi keuangan daerah yang belum optimal,” katanya.

Menurut Edi, berkaitan dengan kebijakan keuangan. Pemkab Kukar terus berjuang, bagaimana mendapatkan tambahan Dana Bagi Hasil (DBH).

“Ya, target saya, ingin Dana Alokasi Umum (DAU) itu mampu mengakomodir penghitungan gaji Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kukar yang sekian ribu, cuma perjuangan ini harus diperoleh dengan data, sehingga bisa diargumenkan terkait kemampuan piskal (gambaran kemampuan) Kukar yang selama ini selalu disebut oleh kementerian di pusat tidak bisa mendorong percepatan pembanguan di daerah,” ujarnya.

Menjawab tantangan tersebut, lanjut Edi, semua OPD harus bekerja dengan sungguh-sungguh, sehingga target dalam memperjuangkan DBH ditingkat pusat dapat terakomodir dengan cepat.

“Artinya, selama ini bukan berarti para OPD tidak bekerja sungguh-sungguh, tapi saya melihat masih ada yang kurang optimal, karna beberapa indikator, misalnya kebijakan DAK (Dana Alokasi Khusus) dalam eksekusinya sangat lambat, sehingga tidak heran hal tersebut terpantau secara nasional,” katanya.

Diakui Edi bisa saja berbicara terkait perjuangan DBH, tapi masih dihadapkan dengan keuangan yang belum dibelanjakan dan realisasinya pun baru sekian. Tentunya hal tersebut tidak bisa serta merta dapat diberikan tambahan uang.

“Inilah persoalan yang masih dihadapi, dan harus menjadi perhatian kita bersama, terutama terkait dengan belanja fisik yang dinilai  perkembangannya sangat lambat. Saya minta perhatian agar OPD terus meningkatkan kinerjanya masing-masing,” pinta Edi. (wan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.