Juliati saat berdialog bersama Bupati Kukar Edi Damansyah yang meminta honor kader posyandu dinaikkan. (Foto: Irwan)

WARTAKALTIM.CO, TENGGARONG – Juliati merupakan salah satu kader posyandu desa Santan Ulu, Kecamatan Marangkayu, Kutai Kartanegara (Kukar) berharap banyak kepada Bupati Kukar Edi Damansyah agar memberikan perhatian atas keberadaan para kader posyandu terutama dalam pemberian honor kader.

“Saya mewakili teman-teman kader posyandu Santan Ulu, meminta kepada Bupati Kukar (Edi Damansyah-red) untuk menaikkan honor kader posyandu. Selama ini dalam satu bulannya hanya menerima Rp100 Ribu dipotong pajak,” kata Juliati saat mendapat kesempatan berdialog langsung dengan Bupati Kukar dalam silaturahminya bersama para tokoh masyaakat di Santan Ulu, Marangkayu, Sabtu (3/8/2019).

Menanggapi keluhan dan permintaan dari salah satu kader posyandu tersebut, Bupati Kukar Edi Damansyah mengatakan bahwa apa yang menjadi permintaan para kader posyandu tidak hanya di Santan Ulu, melainkan semua kader posyandu yang ada di Kukar akan menjadi perhatian pemerintah daerah terutama dalam pemberian honor.

“Ya, saat ini petunjuk teknisnya sedang digarap oleh tim. Mudah-mudahan tidak lama lagi akan selesai, didalamnya juga mengatur terkait pemberian honor bagi kader-kader posyandu yang ada di Kukar,” kata Edi disambut meriah.

Diakui Edi Damansyah, honor para kader posyandu dinilai terlalu rendah dan hanya dianggarkan setahun Rp7 juta. Kendati demikian kata Edi, petunjuk teknis itu nantinya mengatur jumlah honor yang lebih meningkat dibanding dengan yang diterima saat ini.

“Saya berharap setelah selesainya perumusan terkait petunjuk teknis dan pemberian honor kader posyandu ini, kinerjanya terus meningkat dengan baik. Salah satu poin penting yang dibahas oleh tim menyangkut kinerja masing-masing kader yakni satu orang kader posyandu akan melayani 100 orang,” ujarnya.

Ditambahkan Edi, kader posyandu juga berperan aktif dalam mewujudkan pembangunan kesehatan dan sebagai ujung tombak untuk bekerja dan melayani masyarakat baik pemberian penyuluhan ibu hamil menyusui, pemberian gizi pada anak dan lainnya, dapat mewujudkan derajat peningkatan kesehatan masyarakat yang optimal.

“Saya berharap para kader posyandu yang berada dimasing-masing desa, terus aktif dalam upaya pembangunan kesehatan masyarakat yang lebih baik, sebagai bagian dari mitra kerja pemerintah dalam melakukan pelayanan penting bagi kesehatan masyarakat,” harapnya. (wan/wk)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.