Kadis Pariwisata Sri Wahyuni foto bersama usai mensosialisasikan Pokdarwis di Dusun Putak, Desa Loa Janan Ilir, Loa Janan. (Foto: Ist)

WARTAKALTIM.CO, TENGGARONG – Dusun Putak merupakan salah satu dusun yang berada di desa Loa Duri Ilir, Kecamatan Loa Janan, Kutai kartanegara (Kukar) memiliki potensi destinasi wisata alam dan atraksi yang sangat mempesona menarik minat para pengunjung untuk berwisata.

Keberadaan destinasi wisata alam menjanjikan tersebut membuat Dinas Pariwisata Kukar yang bermitra dengan dunia usaha seperti PT. ABK (Anugerah Bara Kaltim), PT. MSA (Multi Sarana Avindo), PT. MSJ (Mahakam Sumber Jaya), PT. PAMA (Pama Persada Nusantara), PT. RPP Contraktors Indonesia (RCI), PT. NPI (Nusa Perdana Indah) tergabung dalam TJSP (Tanggung Jawab Sosial Perusahaan), mendorong pengembangan wisata alam dengan mensosialisasikan sekaligus pembentukan Pokdarwis (Kelompok Sadar Wisata) Kampung Wisata Putak, di Lamin Adat Dayak Tonyoi Benuaq Dusun Putak, Loa Duri Ilir, Keamatan Loa Janan, Kamis (8/8/2019).

Kepala Dinas Pariwisata Kukar Sri Wahyuni mengatakan dusun Putak memiliki potensi pariwisata alam yang menjanjikan dan perlu dilakukan pengembangan, salah satunya melalui pembentukan Pokdarwis.

“Saya melihat warga Putak ini sangat giat dalam memajukan daerahnya dengan potensi wisata alam yang menjanjikan. Untuk itu Dispar bermitra dengan dunia usaha turut mendorong percepatan pengembangan destinasi wisata melalui Pokdarwis,” katanya.

Baca juga: Melihat Kemeriahan Parade Merah Putih, Perahu Hias MUENG hingga Beseprah

Menurut Sri, kegiatan sosialisasi itu juga merupakan bentuk nyata dalam memanfaatkan sumber daya alam, sebagai salah satu destinasi wisata yang menarik untuk dikunjungi baik itu turis lokal hingga mancanegara.

“Pembentukan Pokdarwis kampung Putak diharapkan akan semakin meningkat semangat warga desa Putak dalam mengembangkan pariwisata yang berimbas pada peningkatan kunjungan wisawan ke kampung wisata Putak,” ujarnya.

Menurut Sri, sosialisasi tersebut juga untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat setempat sadar wisata dan sapta pesona serta bagaimana cara mengimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari, sehingga mampu mendorong dan memotivasi masyarakat lainnya untuk meningkatkan daya tarik pariwisata.

“Perkembangan teknologi juga menuntut kita untuk terus kreative dan berinoavsi, serta diperlukan perubahan pola berpikir dalam menciptakan inovasi-inovasi terhadap memanfaatkan alam sekitar, sebagai salah satu tujuan wisata bermanfaat dan bernilai ekonomis,” katanya.

Selain itu, kata Sri Wahyuni pengembangan sektor pariwisata juga perlu dukungan semua stakholder dan dunia usaha juga dapat memberikan pembinaan peningkatan ekonomi kerakyatan disekitar wisata.

“Saya berharap pembangunan destinasi wisata di dusun Putak ini tidak hanya menjadi tanggungjawab pemerintah, melainkan keterlibatan dunia usaha menjadi penting dalam mewujudkan pengembangan pariwisata,” harapnya.

Ditambahkan Airin Susanti selaku Kepala Seksi Pemberdayaan Masyarakat Wisata juga berharap pembentukan kelompok sadar wisata Putak saling membantu dalam pengembangan pariwisata.

“Kebersamaan dan kekompakan dalam memajukan pariwisata sangat diperlukan, sebagai upaya pengembangan objek wisata yang ada di Loa Janan,” semangat Airin. (wan/wk)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.