Beginilah suasana lomba Perahu Hias di desa Muara Enggelam dalam rangka HUT Kemerdekaan RI ke-74. (Foto: Istimewa)

WARTAKALTIM.CO, TENGGARONG –  Ratusan warga desa Muara Enggelam (MUENG), Kecamatan Muara Wis, Kutai Kartanegara (Kukar) ramai-ramai menyaksikan Parade Hias dalam rangka memeriahkan HUT Kemerdekaan RI ke-74 Tahun 2019, Jumat (11/8/2019) sore.

Kegiatan lomba perahu hias yang dipelopori oleh Kades Muara Enggelam (H Jauhar-red) dan didukung oleh BUMDes (Badan Usaha Milik Desa) Bersinar Desaku tersebut mendapat perhatian dari ratusan pengunjung. Puluhan peserta pun terlihat ramai-ramai menurunkan perahunya disepanjang pemukiman bersiap-siap mengikuti parade perahu hias.

Arak-arakan perahu hias itu dijalankan dengan cara tradisional yakni mendayung, membuat suasana di sore itu semakin meriah. Bahkan perahu-perahu dengan berbagai hiasan saling bersahut sahutan, menambah semangat peserta lainnya dengan atraksi mendayung secara tradisional.

Rute yang ditempuh peserta, diawali dari hulu sungai kampung hingga muara sungai dengan jarak tempuh kurang lebih 1 km.

“Ya, biasanya perahu-perahu itu digunakan sehari-hari untuk transportasi atau sebagai sarana menangkap ikan. Kali ini kita berinisiatif turut memeriahkan HUT Kemerdekaan RI ke-74 dengan mengajak masyarakat mengikuti parade perahu hias dengan dihiasi berbagai pernak pernik terlihat menarik,” kata Kades Muara Enggelam H Jauhar.

Menurut dia, puluhan perahu hias tersebut juga dilakukan penilaian oleh dewan juri yang sudah ditunjuk, menentukan siapa pemenang dari lomba perahu hias.

“Bagi pemenang lomba perahu hias diberikan hadiah sebagai bentuk apresiasi pemerintahan desa atas partisipasi masyarakat Muara Enggelam yang sudah turut memeriahkan HUT Kemerdekaan RI ke-74, sekaligus sebagai pererat silaturahmi,” ujarnya.

Ditambahkannya, parade perahu hias finis tepat didepan Gerbang Cinta Negeri. Setelah semuanya finis, dilanjutkan dengan syukuran dan doa bersama atas prestasi yang telah diraih BUMDes Bersinar Desaku sukses meraih juara I BUMDes kategori Inovasi Tingkat Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim).

Dilanjutkan pembacaan doa syukur dilanjutkan dengan pesta rakyat dengan acara Beleongan (bahasa Kutai) berarti menjala bersama dan beseprah atau belempas (bahasa Kutai) berarti makan bersama diatas perahu. Menu-menu yang disajikan pun berpariasi khas Muara Enggelam dengan semangat gotong royong. (wan/wk)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.