Bupati Kukar Edi Damansyah saat bertukar cendera mata masing-masing partisipan TIFAF 2019. (Foto: Irwan)

WARTAKALTIM.CO, TENGGARONG – Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) menyambut baik atas kehadiran 6 grup kesenian rakyat mancanegara yakni Belanda, Thailand, Rusia, Srilangka, Romania dan Mesir dalam rangka memeriahkan Tenggarong International Folk Arts Festival (TIFAF) VII 2019.

“Selamat datang di Pendopo Odah Etam yang merupakan tempat resmi bagi Kepala Daerah untuk menerima kunjungan, pertemuan resmi pemerintahan maupun audiensi dengan masyarakat. Saya sangat berbahagia, berkesempatan untuk melaksanakan resepsi dengan partisipan TIFAF 2019,” kata Edi Damansyah di Resepsi TIFAF 2019, Pendopo Odah Etam, Tenggarong, Senin (23/9/2019).

Pada kesempatan itu, Edi Damansyah juga mengenalkan sejarah Kerajaan-Kerajaan yang tumbuh di Kukar, sejak abad ke-4 telah memiliki hubungan internasional dengan para pedagang asing, khususnya dari India, Cina dan Persia. Hubungan perdagangan tersebut juga membawa pengaruh terhadap kehidupan beragama masyarakatnya waktu itu.

Sehingga, tidak heran pada abad ke-4, Kerajaan Hindu Tertua di Indonesia tercatat berada di Kutai Kartanegara, yang menandakan adanya hubungan yang erat dengan India.

“Peninggalan kerajaan tersebut berupa 7 prasasti yang saat ini terdapat di Museum Nasional Jakarta. Penanda hubungan internasional lainnya adalah banyaknya cenderamata berupa keramik dan guci dari Cina, Eropa dan Persia yang dahulunya dimiliki oleh Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura, tersimpan rapi di lantai dasar Museum Mulawarman,” ujarnya.

Baca juga: Diwarnai Tarian Masal, TIFAF 2019 Resmi Dibuka Gubernur Kaltim

Ia juga mengatakan melalui festival tersebut terus berupaya untuk membangun kembali hubungan internasional, khususnya di bidang budaya, sekaligus menjadi pintu masuk untuk mempromosikan pariwisata daerah dan menjadi bagian dunia dalam pelestarian nilai-nilai tradisi warisan budaya tak benda yang dimiliki.

“Saya berharap, partisipan TIFAF mendapat kenangan yang baik dan indah tentang keunikan seni budaya Kukar, keramahtamahan, pengalaman berbeda yang mengesankan, serta membawa pulang kenangan tersebut ke negara masing-masing, baik berupa pengalaman maupun kerajinan dan cinderamata khas daerah,” jelasnya.

Baca juga: Kemenpar RI: TIFAF Tingkatkan Kunjungan Wisatawan Asing ke Indonesia

Resepsi TIFAF 2019 diakhiri dengan bertukar cenderamata masing-masing partisipan dengan Bupati Kukar Edi Damansyah didampingi Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kukar.

(wan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.