Tazbir Abdullah selaku Tim Pelaksana Valender of Event Wilayah Kalimantan Kemenpar RI mengapresiasi pagelaran TIFAF VII 2019. (Foto: Irwan)

WARTAKALTIM.CO, TENGGARONG – Kementerian Pariwisata (Kemenpar) RI melalui  Tim Pelaksana Calendar of Event Wilayah Kalimantan, Tazbir Abdullah mengapresiasi atas pagelaran Tenggarong International Folk Arts Festival (TIFAF) VII 2019 sebagai salah satu upaya meningkatkan kunjungan wisatawan asing ke Indonesia.

“Kementerian Pariwisata RI mengapresiasi atas keseriusan Kalimantan Timur (Kaltim), khususnya Kutai Kartanegara dalam memelihara tradisi budaya, adat istiadat dan dan menjadi salah satu event nasional kementerian pariwisata,” kata Tazbir Abdullah saat seremony pembukaan TIFAF VII 2019, di Stadion Rondong Demang, Tenggarong, Minggu (22/9/2019).

Menurut Tazbir festival tersebut juga menjadi contoh bagi daerah-daerah lainnya di Indoensia dapatng menyaksikan dan menjadi model atas keberhasilan dalam penyelenggaraan tingkat internasional dengan tetap menjaga standar pelayanan.

“Secara nasional festival ini juga bagian dari 100 Wonderful Event Indonesia yang mampu memadukan hadirnya ruang aktualisasi seni budaya dan meningkatnya angka kunjungan wisatawan serta bergeraknya perekonomian rakyat selama festival berlangsung,” katanya.

Dikatakan dia, Kemenpar juga terus melakukan penilaian dan evaluasi terhadap event-event yang masuk dalam kalender even nasional setiap tahunnya.

“Artinya, ada tim khusus yang mengurusi evaluasi, mana saja daerah yang sudah masuk dalam even kalender nasional terhadap keseriusannya menjaga adat istiadat seni budaya sesuai standar. Kita tidak mau kalah dengan negara tetangga yang betul-betul serius mengurus pariwsatanya dengan baik dan kita pun harus lebih baik” ujarnya.

Dia juga menyinggung terkait asap yang melanda tanah air dan ternyata tidak berpengaruh di Kaltim, khususnya di Kukar dalam mendatangkan para partisipan kesenian mancanegara hadir memeriahkan TIFAF 2019.

“Saya melihat Kukar sukses mendatangkan partisipan mancanegara sebagai bukti keseriusan pemerintah daerah, Kemenpar pun berkomitmen terus mempromosikan event ini dikancah internasional,” kata Tazbir disambut meriah.

Sementara itu Bupati Kukar Edi Damansyah menyebutkan tahun 2018, tercatat lebih dari 1,7 juta wisatawan yang berkunjung ke Kukar.

“Ini merupakan angka terbesar kedua bagi kunjungan wisatawan di Kaltim. Festival ini akan semakin besar lagi apabila semua pihak memiliki semangat yang sama untuk menyukseskannya. Pemkab Kukar tidak dapat menjalankannya sendirian. Melainkan bergerak bersama-sama dengan masyarakat, dunia usaha dan para pemangku kepentingan lainnya. Kita bisa Bena Benua Etam, jika Betulungan Etam Bisa,” katanya.

Adapun 7 grup partisipan kesenian rakyat mancanegara yang turut memeriahkan TIFAF VII 2019 yakni Belanda, Thailand, Rusia, Srilangka, Romania, Mesir dan Indonesia (Kukar sebagai tuan rumah penyelenggara). Festival tersebut akan berlangsung selama sepekan mulai dari tanggal 21 s/d 29 September 2019. (wan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.