Bupati Kukar Edi Damansyah saat safari subuh di Masjid Al-Muttaqin, Sidomulyo, Tabang. (Foto: Dafip)

WARTAKALTIM.CO, TENGGARONG – Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Edi Damansyah meminta semua jajaran Lembaga Tilawatil Quran (LPTQ) baik Kabupaten hingga ditingkat Kecamatan terus melakukan pembinaan dan pengembangan Tilawatil Quran.

“Saya minta peran LPTQ kabupaten hingga kecamatan terus ditingkatkan, lakukan pembinaan dan kembangkan baca quran, sehingga prestasi yang selama ini diraih terus dipertahankan, terutama dalam pembinaan umat cinta quran,” kata Edi Damansyah saat mengunjungi Masjid Al-Muttaqin dalam rangka safari subuhnya ke-96, tepatnya di Desa Sidomulyo, Kecamatan Tabang, Selasa (1/10/2019).

Menurut Edi, tidak kalah pentingnya dicermati bahwa Al Quran juga secara pasti menceritakan tentang janji Allah bagi kehidupan umat manusia di alam akhirat kelak. Al Quran secara tegas memberikan gambaran tentang balasan kehidupan bagi umat manusia. Bagi mereka yang berperilaku mulia di dalam menjalani kehidupannya akan Allah berikan pahala dengan ganjaran syurga-Nya, sedangkan yang senantiasa berlaku aniaya akan Allah perhitungkan dosanya untuk menerima hukuman dari-Nya.  

“Saat ini kita semua patut berbangga bahwa umat Islam di Kukar telah tersentuh hatinya dengan Kitab Suci Al Quran. Sudah sangat lazim kita temukan di berbagai wilayah, banyak sekali keluarga-keluarga Muslim yang mulai mengenalkan Al Quran sejak dini kepada anak-anaknya. Di berbagai tempat, baik desa maupun perkotaan, telah tumbuh merata tempat-tempat khusus untuk belajar Al Quran, TKA/TPA, TPQ, Rumah Qur’an, Baitul Quran, Jam’iyatul Qurra’ wal Huffaaz, dan sederet nama lainnya telah menghiasi ruang kehidupan masyarakat kita dengan pembinaan Al Quran,” ujarnya.

Tidak hanya itu, perkembangan yang menggembirakan dalam pembinaan generasi muda Muslim di Kukar melalui Kitab Suci Al-Quran terjadi di sekolah-sekolah formal. Dari tingkat TK, SD, SMP, SMA, hingga perguruan tinggi sudah merata pembinaan baca tulis Al Quran.  

“Potensi ini tentu patut disyukuri dan harus senantiasa dilestarikan, dikembangkan, bahkan jika perlu menjadi keunggulan Kukar di masa yang akan datang. Apalagi, dalam tiga tahun terakhir, secara berturut-turut (tahun 2017, 2018 dan 2019) Kukar dianugerahi kebanggaan karena memperoleh predikat terbaik sebagai juara umum dan berhat atas piala bergilir dan piala tetap dalam pelaksanaan MTQ Tingkat Provinsi Kalimantan Timur,” katanya.

Ditambahkan Edi, Pemkab Kukar bersama Kementerian Agama dan LPTQ berkomitmen mengawal upaya yang dilakukan masyarakat dalam pembinaan kesenian Al Quran.

“Pemerintah juga sangat terbuka dengan semua pihak, terutama kalangan swasta yang bermaksud terlibat di dalam pembinaan kesenian Al Quran ini, untuk menampakkan kepedulian kalangan swasta (perusahaan dan lain-lain) terhadap pembinaan generasi muda Islam di Kukar,” jelasnya.

(wan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.