Bupati Kukar Edi Damansyah saat silaturahmi bersama dewan guru, kepsek, UPT Disdikbud di Tabang. (Foto: Irwan)

WARTAKALTIM.CO, TENGGARONG – Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Edi Damansyah meminta jajaran Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) termasuk Unit Pelaksana Teknis (UPT) untuk melakukan croscek lapangan terkait Data Pokok Pendidikan (Dapodik) yang merupakan sistem pendataan skala nasional terpadu.

Hal tersebut disampaikannya saat silaturahmi bersama para guru, kepala sekolah, UPT Disdikbud termasuk Kepala Bidang SD Tulus Sutopo, tepatnya di ruang kelas SD Negeri 003 Bila Talang, Kecamatan Tabang, Senin (7/10/2019) tadi.

“Saya minta jajaran Disdikbud dan UPT kecamatan melakukan croscek sistem Dapodik dan mencocokannya dengan kondisi dilapangan, sebab kenyataannya dilapangan selama ini tidak semuanya tepat,” kata Edi.

Menurut Edi, kondisi pendataan dapodik dilapangan masih belum optimal. Untuk itu, Edi mendorong agar Disdikbud segera melakukan rembuk pendidikan, sehingga sistem pendidikan dapat dilakukan evaluasi secara menyeluruh, termasuk dapodik di masing-masing kecamatan.

“Persoalan dapodik ini menjadi hal yang serius, saya sudah berjalan dari desa ke desa dan melihat langsung, mulai dari sarana prasarana sekolah dan lainnya. Ternyata tidak searah dengan dapodik, diatas kertas semuanya bagus, namun kenyataan dilapangan tidak demikian. Untuk itu perlu dilakukan croscek dilapangan,” ujarnya.

“Saya ingatkan, jangan hanya terpokus dengan rutinitas semata yang hanya melakukan kegiatan pendidikan diklat, studi banding yang itu-itu saja. Sering-seringlah turun ke sekolah, lakukan pendataan dan cek apa saja kekurangan sekolah, kemudian lakukan perencanaan yang tepat sehingga berdampak terhadap kenyamanan peserta didik dalam menimba ilmu pengetahuan,” pintanya.

Tidak hanya itu, tambah Edi juga meminta kepada UPT Disdikbud ditiap kecamatan agar proaktif melakukan croscek, apa saja yang menjadi kebutuhan sekolah untuk di lakukan pendataan.

“Peran UPT tidak hanya sekedar menjadi koordinator di kecamatan, memantau proses pembelajaran, kurikulum, tapi pendataan dapodik secara nasional pun menjadi tugas UPT yang berkaitan dengan Dana Bantuan Operasional Sekolah Nasional (Bosnas) dan Bantuan Operasional sekolah Kabupaten (Boskab),” demikian harap Edi.

(wan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.