Menteri ESDM Arifin Tasrif saat meninjau fasilitas produksi di Blok Mahakam. (Foto: dok.phm)

WARTAKALTIM.CO, KUKAR – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif di dampingi Kepala SKK Migas Dwi Soetjipto, Sekjen ESDM Ego Syahrial, dan Plt Dirjen Migas Djoko Siswanto, berserta jajaran Pertamina Hulu Mahakam (PHM), melakukan kunjungan kerja ke NPU Blok Mahakam sekaligus meninjau fasilitas produksi di wilayah paling utara dari Blok Mahakam, Jumat (8/11/19) lalu.

“Saya berharap potensi hulu migas di Blok Mahakam, walaupun sudah sangat mature, harus tetap dengan baik dan terus tingkatkan daya produksi,” kata Menteri ESDM Arifin Tasrif.

Kunjungan kerja tersebut juga dilanjutkan dengan meninjau langsung control room yang diakhiri dengan penanaman pohon di area NPU.

Sementara itu General Manager (GM) PHM John Anis dalam paparannya menyampaikan fasilitas NPU saat ini di operasikan oleh sekitar 900 anak bangsa, menangani produksi dari sekitar 400 sumur.

“PHM terus mengedepankan pengelolaan tekanan sumur, untuk menjaga produksi tetap optimal,” katanya.

Senada John Anis juga dikatakan Direktur Hulu Pertamina Darmawan Samsu, efisiensi dan biaya dan “attention on detail” menjadi fokus bagi semua pekerja di lapangan Blok Mahakam, sehingga kegiatan operasi terus efektif.

“Value creation in managing upstream operation menjadi hal berikut yang menonjol di Blok Mahakam, yang di harapkan dapat di ikuti oleh unit hulu migas lainnya di grup Pertamina,” ujarnya.

Ditambahkannya, pihaknya juga terus menjalin kerjasama erat dengan  SKK Migas, PHM telah mendapat persetujuan melaksanakan Program OPLL-1 yg akan melakukan pengeboran 257 sumur tahun 2020-2022.

“Dengan program tersebut PHM akan mampu menghentikan laju penurunan produksi dan mempertahankannya pada level yang optimal (sekitar 600 MMSCFD). Disamping itu, PHM juga sedang melakukan pengeboran 2 Sumur explorasi dalam dan program lanjutan lainnya,” jelasnya.

(wan/phm)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.