Bupati Kukar Edi Damansyah saat saresahan dan dialog bersama  masyarakat di Tabang. (Foto: Irwan)

WARTAKALTIM.CO, KUKAR – Warga tani di kecamatan Tabang, Kutai Kartanegara (Kukar) mengeluhkan masih sulitnya membuka lahan baru pertanian atau Land Clearing secara tradisional.

“Mewakili kelompok tani di Tabang, kami meminta agar pemerintah hadir dan membantu masyarakat terutama dalam membuka lahan pertanian baru sebagai tempat bercocok tanam,” kata Ketua Kelompok Tani Karya Mandiri Tabang Joyolukito saat Silaturahmi dan Saresahan bersama Bupati Kukar Edi Damansyah dan Kepala Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Kaltim Dr Muhammad Amin di Desa Gunung Sari, Tabang, Minggu (19/11/2019).

Menanggapi keluhan tersebut Bupati Kukar Edi Damansyah langsung meminta dinas instansi terkait segera merespon dan melakukan kerjasama dengan pihak perusahaan melalui program CSR (Corporate Social Responsibility), bantu masyarakat petani untuk buka lahan pertanian baru dengan alat berat yang dimiliki perusahaan setempat.

“Saya minta agar perusahaan yang beroperasi diwilayah Tabang ini, dapat membantu masyarakat untuk membuka lahan pertanian menggunakan alat berat yang dimiliki,” kata Edi.

Menurut Edi, pembukaan lahan pertanian baru tersebut seiring dengan revolusi jagung hibrida yang saat ini diprogamkan pemerintah daerah dalam upaya mempercepat peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Revolusi jagung hibrida ini merupakan salah satu program yang telah tertuang dalam RPJMD Kukar dalam mempercepat peningkatan kesejahteraan masyarakat petani, termasuk di kecamatan Tabang. Saya minta semua Poktan terus semangat, geluti pertanian secara terus menerus sehingga hasilnya pun dapat dinikmati,” ujarnya.

Edi juga menghimbau semua Poktan bersinergi dengan pemerintahan desa setempat, serta merangkul keluarga pra sejahtera agar masuk di kelompok tani.

“Lakukan sinergitas dengan Pemdes setempat dan cek mana saja keluarga pra sejahtera yang ada di Tabang, libatkan, bawa mereka dan dorong bersama-sama kembangkan pertanian sehingga ekonominya dapat membaik,” pintanya.

Ia juga memastikan sektor pertanian dalam arti luas terus digelorakan, sebagai upaya percepatan peningkatan ekonomi masyrakat petani.

“Sektor pertanian terus kita digelorakan, sebagai upaya percepatan peningkatan kesejahteraan masyarakat petani. Tidak hanya di Tabang, melainkan semua kecamatan pun terus didorong untuk mengembangkan pertanian,” jelasnya.

(wk*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.