WARTAKALTIM.CO, BONTANG – Walikota Bontang  dr Hj Neni Moerniaeni, Sp. OG, resmi menandatangani MoU (Memorandum of Understanding) dengan Tanoto Foundation dalam pelaksanaan Program PINTAR atau pengembagan inovasi untuk kualitas pembelajaran.

Program tersebut dinyakini akan mendukung peningkatan kualitas pendidikan dasar di Kota Bontang, sehingga para guru, kepala sekolah, komite sekolah, dan pengawas sekolah dari 24 sekolah dan madrasah mitra turut dilatih dalam menerapkan pembelajaran aktif, budaya baca, dan manajemen berbasis sekolah.

“Motor penggerak pendidikan di Kota Bontang adalah guru. Untuk itu saya mendorong guru untuk terus belajar dan berinovasi. Artinya, perubahan tidak dapat dimulai dari atas melainkan berawal dan berakhir dari guru,” kata Neni Moerniaeni saat sosialisasi Program PINTAR untuk 24 sekolah dan madrasah di rumah jabatan Walikota Bontang, belum lama ini.

Menurut dia, kerja sama Tanoto Foundation ini juga akan manfaatkan untuk mendukung peningkatan kualitas pendidikan di sekolah.

“Saya berharap 24 sekolah dan madrasah yang akan dilatih dan didampingi Program PINTAR dapat menunjukkan perubahan positif. Kemudian tularkan perubahan tersebut ke sekolah dan madrasah lainnya agar kualitas pendidikan dapat merata di Kota Bontang,” kata Neni lagi.

Sementara itu, Direktur Program PINTAR, Margaretha Ari Widowati menjelaskan, tujuan utama Program PINTAR adalah untuk meningkatkan kualitas pendidikan dasar di SD dan MI serta SMP dan MTs. Kota Bontang menjadi daerah mitra Tanoto Foundation yang keempat di Kalimantan Timur dalam pelaksanaan Program PINTAR.

“Kota Bontang memiliki komitmen dalam perbaikan kualitas pendidikan. Alokasi anggaran pendidikan juga terus meningkat. Ini menunjukkan komitmen Pemeriintah Kota Bontang dalam peningkatan kualitas penddikan. Tanoto Foundation akan mendukung program peningkatan kualitas pendidikan di Kota Bontang. Kami percaya pendidikan berkualitas akan mempercepat kesetaraan peluang,” kata Ari.

Diketahui, dalam kegiatan itu juga turut diresmikan terpilihnya 32 fasilitator pembelajaran dan manajemen berbasis sekolah. Para fasilitator tersebut mengikuti pelatihan untuk pelatih di Balikpapan pada 16 s/d 19 Desember 2019. (wan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.