Ketua TP PKK Kukar Maslianawati saat mengunjungi kawasan pangan rumah lestari dan Kelompok Wanita Tani Seruni Loa Janan. (Foto: Irwan)

WARTAKALTIM.CO, KUKAR – Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) Hj Maslianawati mengapresiasi atas keberhasilan Kelompok Wanita Tani (KWT) dalam memanfaatkan sekaligus mengembangkan Kawasan Pangan Rumah Lestari (KPRL) Khususnya  KWT Seruni Indah, Loa Janan.

“Saya mengapresiasi atas semangat TP PKK Kecamatan, KWT, Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA), penyuluh, Dasa Wisma telah bekerjasama dengan baik dalam mengembangkan KPRL di Loa Janan,” kata Maslianawati saat mengunjungi Dasa Wisma Naga I Jl. Karet RT.28 Desa Loa Janan Ulu, Kecamatan Loa Janan, Selasa (07/01/2020).

Menurut Maslianawati yang juga Duta Gizi Anak Kukar menjelaskan, tantangan nyata sosial kemasyarakatan ada pada lingkungan sekitar yang harus bersama-sama dijaga dan menjadi pelopor terutama dalam kebersihan lingkungan, termasuk pemanfaatan pekarangan hijau dengan bercocok tanam bernilai ekonomis.

“Saat ini kita dihadapkan pada persoalan mendasar seperti gizi buruk, kematian ibu dan bayi serta stunting. Artinya melalui pengembangan PRL dan KWT masing-masing desa di Loa Janan ini dapat membantu mengatasi ketiga masalah tersebut terutama terus menjaga pola hidup sehat,” ujarnya.

Maslianawati juga turut menyemangati para KWT Loa Janan, menumbuhkan kreasi dan inovasi meningkatkan ekonomi keluarga, salah satunya dengan menggerakkan dasa wisma sebagai bagian terpenting dalam menyikapi persoalan sosial kemasyarakatan dan membantu pemerintah dalam pengentasan gizi buruk, stunting hingga kematian ibu dan bayi.

“Saya berharap Loa Janan ini menjadi contoh bagi desa dan kecamatan lainnya terutama dalam menghidupkan dasa wismanya masing-masing. Ayo bangun-bangun dan bangun, lakukan pendataan yang akurat terkait dengan gizi buruk, stuntingg hingga kematian ibu dan bayi. Ini merupakan tugas kita bersama dalam membantu pemerintah mengentaskan ketiga masalah tersebut,” harap Maslianawati.

Sementara itu Kepala Dinas Ketahanan Panganan Hairil Anwar mengatakan, pemkab Kukar sangat serius dalam mengentaskan masalah gizi buruk, stunting hingga kematian ibu dan bayi.

“Kita semua memiliki peran dalam pengentasan gizi buruk, stunting dan kematian ibu dan bayi dengan mengarahkan pada pola hidup sehat. Saya berharap peran tim dasa wisma, KWT serta stakeholder lainnya turut melakukan pembinaan kepada masyarakat terkait pola hidup sehat hingga pengembangan PRL, sehingga ketiga masalah tersebut segera teratasi, berkurang bahkan hilang sama sekali,” jelasnya. (wk)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.